Jumat, 29 Januari 2010

Patung Pahlawan Dijual Karena Pemerintah Bangkrut !


Perusahaan milik pemerintah yang bertanggungjawab merawat patung itu sudah jatuh bangkrut. Menurut perhitungan, patung itu kini perlu dipugar sehingga butuh dana sekitar sekitar Rp 462,4 juta

Dengan biaya sebesar itu, pemerintah setempat mengaku tak sanggup lagi merawat Patung Lenin. Lagipula, pemerintah kota juga tengah butuh pendapatan.

Sebagai jalan keluar, pemerintah berencana menjual patung itu. Namun, pemerintah juga memberlakukan syarat kepada pihak yang berminat.

"Patung itu berada dalam perlindungan negara dan hukum menyatakan bahwa pemilik berkewajiban menyediakan akses gratis," kata pejabat kantor kebudayaan Voronezh, Ivan Chukhnov, seperti dikutip harian Komsomolskaya Pravda dan laman The Moscow Times.

"Masyarakat harus bisa mengunjungi patung itu dan menaruh karangan bunga," lanjut Chukhnov. Namun, pemerintah tidak menyebut berapa harga yang mereka pasang untuk patung itu. Selain itu juga tidak diungkapkan apakah patung itu sudah ada peminat.

Situasi itulah yang dialami pemerintah Kota Voronezh, kota yang terletak 500 km dari sebelah barat daya Ibukota Moskow. Menurut stasiun televisi Vesti-24, patung Lenin seberat 14 ton itu selama 60 tahun berdiri kokoh di alun-alun Voronezh.

Semasa rezim komunis berkuasa, patung Vladimir Lenin merupakan benda suci yang tak boleh tergores di Rusia. Kini, saat pemerintah kesulitan dana, patung pemimpin revolusi komunis itu tak kuasa dipertahankan sehingga terpaksa dijual.

Patung Pahlawan Dijual Karena Pemerintah Bangkrut !


Perusahaan milik pemerintah yang bertanggungjawab merawat patung itu sudah jatuh bangkrut. Menurut perhitungan, patung itu kini perlu dipugar sehingga butuh dana sekitar sekitar Rp 462,4 juta

Dengan biaya sebesar itu, pemerintah setempat mengaku tak sanggup lagi merawat Patung Lenin. Lagipula, pemerintah kota juga tengah butuh pendapatan.

Sebagai jalan keluar, pemerintah berencana menjual patung itu. Namun, pemerintah juga memberlakukan syarat kepada pihak yang berminat.

"Patung itu berada dalam perlindungan negara dan hukum menyatakan bahwa pemilik berkewajiban menyediakan akses gratis," kata pejabat kantor kebudayaan Voronezh, Ivan Chukhnov, seperti dikutip harian Komsomolskaya Pravda dan laman The Moscow Times.

"Masyarakat harus bisa mengunjungi patung itu dan menaruh karangan bunga," lanjut Chukhnov. Namun, pemerintah tidak menyebut berapa harga yang mereka pasang untuk patung itu. Selain itu juga tidak diungkapkan apakah patung itu sudah ada peminat.

Situasi itulah yang dialami pemerintah Kota Voronezh, kota yang terletak 500 km dari sebelah barat daya Ibukota Moskow. Menurut stasiun televisi Vesti-24, patung Lenin seberat 14 ton itu selama 60 tahun berdiri kokoh di alun-alun Voronezh.

Semasa rezim komunis berkuasa, patung Vladimir Lenin merupakan benda suci yang tak boleh tergores di Rusia. Kini, saat pemerintah kesulitan dana, patung pemimpin revolusi komunis itu tak kuasa dipertahankan sehingga terpaksa dijual.

Kamis, 28 Januari 2010

Hollywood Akan Dibangun di Indonesia !


PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) akan menyelesaikan pembangunan pusat industri perfilman yang dinamakan Movieland dalam beberapa tahun ke depan.

Rencananya, proyek tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 36 hektar (Ha) yang sudah disediakan sepenuhnya oleh perseroan.

"Kita akan membangun Movieland di Jababeka yang akan menyediakan seluruh fasilitas industri perfilman," ujar Presiden Direktur KIJA, SD. Darmono dalam konferensi pers di Polo Club, Manara Batavia, Jakarta.

Namun ia belum dapat memastikan kapan Movieland ini akan selesai dibangun. Mekanisme penggarapan proyek ini adalah, KIJA akan menyediakan lahan dan fasilitas yang nantinya akan disewakan pada para produsen film.

"Kita belum tahu kapan selesainya, perusahaan film kan terus berkembang," ujar dia.

Saat ini, ungkap Darmono, sudah ada 3 perusahaan perfilman yang tengah membangun studio di area Movieland.

"Yang sedang bangun studio antara lain Multivision dan perusahaan film dari Prancis. Kita juga kerjasama dengan Pusat Perfilman Nasional," katanya.

Mengenai pendanaan proyek tersebut, tambah dia, akan diperoleh dari hasil penjualan lahan di kawasan tersebut.

"Harga per meter kan Rp 10 juta, totalnya sekitar Rp 3,6 triliun. Sisanya diperoleh dari perusahaan yang investasi disini," jelasnya.

Selain itu, perseroan juga akan menyelesaikan pembangunan proyek Dry Port untuk pengangkutan barang produksi pabrik yang berasal dari kawasan industri di Cikarang.

"Tahap awal kita mulai 10 hektar dulu di Cikarang," kata Darmono.

Ia mengungkapkan, perseroan berencana akan mengembangkan Dry Port hingga 200 Ha dalam 10 tahun ke depan.

"Nanti kita akan kembangkan juga di kawasan Selatan dan Barat, tinggal tunggu pembicaraan dengan Dirjen Bea dan Cukai," pungkasnya.

Hollywood Akan Dibangun di Indonesia !


PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) akan menyelesaikan pembangunan pusat industri perfilman yang dinamakan Movieland dalam beberapa tahun ke depan.

Rencananya, proyek tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 36 hektar (Ha) yang sudah disediakan sepenuhnya oleh perseroan.

"Kita akan membangun Movieland di Jababeka yang akan menyediakan seluruh fasilitas industri perfilman," ujar Presiden Direktur KIJA, SD. Darmono dalam konferensi pers di Polo Club, Manara Batavia, Jakarta.

Namun ia belum dapat memastikan kapan Movieland ini akan selesai dibangun. Mekanisme penggarapan proyek ini adalah, KIJA akan menyediakan lahan dan fasilitas yang nantinya akan disewakan pada para produsen film.

"Kita belum tahu kapan selesainya, perusahaan film kan terus berkembang," ujar dia.

Saat ini, ungkap Darmono, sudah ada 3 perusahaan perfilman yang tengah membangun studio di area Movieland.

"Yang sedang bangun studio antara lain Multivision dan perusahaan film dari Prancis. Kita juga kerjasama dengan Pusat Perfilman Nasional," katanya.

Mengenai pendanaan proyek tersebut, tambah dia, akan diperoleh dari hasil penjualan lahan di kawasan tersebut.

"Harga per meter kan Rp 10 juta, totalnya sekitar Rp 3,6 triliun. Sisanya diperoleh dari perusahaan yang investasi disini," jelasnya.

Selain itu, perseroan juga akan menyelesaikan pembangunan proyek Dry Port untuk pengangkutan barang produksi pabrik yang berasal dari kawasan industri di Cikarang.

"Tahap awal kita mulai 10 hektar dulu di Cikarang," kata Darmono.

Ia mengungkapkan, perseroan berencana akan mengembangkan Dry Port hingga 200 Ha dalam 10 tahun ke depan.

"Nanti kita akan kembangkan juga di kawasan Selatan dan Barat, tinggal tunggu pembicaraan dengan Dirjen Bea dan Cukai," pungkasnya.

Rabu, 27 Januari 2010

Ikan Terjelek di Dunia Terancam Punah !


Ikan laut yang memiliki penampilan paling terjelek di dunia sedang terancam punah. Ilmuwan khawatir ikan Blobfish yang dapat tumbuh hingga 12 inci akan punah.

Ikan itu terdegradasi akibat akibat aktivitas memancing yang berlebihan di laut tenggara Australia, tempat di mana habitat ikan langka tersebut hidup.

Ikan yang mampu hidup di kedalaman 800m jarang terlihat oleh manusia, tetapi kehidupannya setara dengan organisme lainnya yakni bersama dengan kepiting dan makhluk hidup layak konsumsi lainnya. Sebagai hasilnya, ikan yang tidak bisa dimakan tersebut terbawa ke atas bersama dengan tangkapan lainnya oleh kapal pukat nelayan.

Pakar Kelautan Profesor Callum Roberts dari Universitas York mengatakan bahwa Blobfish memiliki banyak masalah menyedihkan.

Profesor Roberts yang menulis buku Sejarah Non-Alami Laut mengatakan, “Blobfish sangat rentan terangkat ke atas oleh jala dan dari fakta yang kami ketahui bahwa ikan tersebut hanya hidup di kedalaman tersebut.”

“Aktivitas memancing di kedalaman tertentu di Australia dan New Zealand adalah yang paling aktif di dunia jadi sangat tidak layak memang jika Blobfish ada disana. Sejumlah besar laut dalam, terancam oleh aktivitas memancing yang paling merusak,” ujar Roberts.

Dia menambahkan bahwa ada area laut dalam yang terproteksi di Laut Selatan tetapi hanya mampu melindungi karang bukan Blobfish.

“Kita telah melakukan banyak aktivitas memancing di kedalaman 200m dan saat init kita harus berpindah ke kedalaman yang berkisar pada angka ribuan kedalamannya. Di tahun 2006, para ahli konservasi telah hampir mendekati kesepakatan global dalam hal pelarangan pemancingan di laut dalam,” ujar Roberts.

Ikan Terjelek di Dunia Terancam Punah !


Ikan laut yang memiliki penampilan paling terjelek di dunia sedang terancam punah. Ilmuwan khawatir ikan Blobfish yang dapat tumbuh hingga 12 inci akan punah.

Ikan itu terdegradasi akibat akibat aktivitas memancing yang berlebihan di laut tenggara Australia, tempat di mana habitat ikan langka tersebut hidup.

Ikan yang mampu hidup di kedalaman 800m jarang terlihat oleh manusia, tetapi kehidupannya setara dengan organisme lainnya yakni bersama dengan kepiting dan makhluk hidup layak konsumsi lainnya. Sebagai hasilnya, ikan yang tidak bisa dimakan tersebut terbawa ke atas bersama dengan tangkapan lainnya oleh kapal pukat nelayan.

Pakar Kelautan Profesor Callum Roberts dari Universitas York mengatakan bahwa Blobfish memiliki banyak masalah menyedihkan.

Profesor Roberts yang menulis buku Sejarah Non-Alami Laut mengatakan, “Blobfish sangat rentan terangkat ke atas oleh jala dan dari fakta yang kami ketahui bahwa ikan tersebut hanya hidup di kedalaman tersebut.”

“Aktivitas memancing di kedalaman tertentu di Australia dan New Zealand adalah yang paling aktif di dunia jadi sangat tidak layak memang jika Blobfish ada disana. Sejumlah besar laut dalam, terancam oleh aktivitas memancing yang paling merusak,” ujar Roberts.

Dia menambahkan bahwa ada area laut dalam yang terproteksi di Laut Selatan tetapi hanya mampu melindungi karang bukan Blobfish.

“Kita telah melakukan banyak aktivitas memancing di kedalaman 200m dan saat init kita harus berpindah ke kedalaman yang berkisar pada angka ribuan kedalamannya. Di tahun 2006, para ahli konservasi telah hampir mendekati kesepakatan global dalam hal pelarangan pemancingan di laut dalam,” ujar Roberts.

Mewahnya Perahu Lagoon 500 Milik Kementerian KP !


Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kementerian KP) punya kapal baru yang mewah untuk memeriksa terumbu karang. Lagoon 500, seperti apakah perahu layar luks ini?

Lagoon adalah kapal layar berlunas ganda atau Catamaran. Dengan lunas ganda seperti ini, kapal layar kecil akan lebih mulus membelah ombak. Perahu buatan Prancis ini memang sudah terkenal sejak tahun 80-an.

Konsumen perahu Lagoon adalah orang-orang kaya di sekitar Eropa dengan pelanggan utama dari Prancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris. Di musim panas mereka akan berlibur dengan perahu mereka ini untuk menikmati matahari yang hangat di Laut Mediterania.

Lagoon mengeluarkan belasan model kapal layar ini. Kementerian KP membeli Lagoon 500 yang didesain Marc Van Peteghem dan Vincent Lauriot Prevost.

Dari situs resmi Lagoon, disebutkan kalau Lagoon 500 ditawarkan 3 model, standar, spesifikasi khusus untuk berlayar, dan model yang mewah.

Dek Lagoon 500 memiliki ruang nakhoda yang nyaman, tempat duduk berhadap-hadapan dan sejumlah lemari. Kabin penumpang di bawah dek cukup luas dengan tempat duduk untuk enam orang.

Untuk urusan akomodasi juga mumpuni. Pemilik akan nyaman tinggal di kapal. Lantai kapal memakai laminat kayu oak yang modern. Ada ruang makan untuk enam orang. Perahu ini pun dilengkapi dengan oven, kulkas dan freezer. Jika mau, pemilik bisa meminta tambahan mesin cuci piring, dan mesin cuci.

Kabin tidur di Lagoon 500 juga sangat nyaman dan mewah. Ada dua kamar tidur VIP di kapal ini. Kamar mandi pun lega dengan beberapa shower terpisah.

Pembelian kapal ini mendapat sorotan anggota DPR. Kapal seharga Rp 14 miliar ini dinilai tidak sesuai dengan APBN. Menurut anggota Komisi IV DPR Sudin, pos APBN adalah untuk perbaikan kapal patroli dan bukan kapal pengamatan terumbu karang. Apalagi Lagoon 500 didesain sebagai kapal plesir dan bukan untuk kebutuhan riset atau tugas patroli.

detail kapal : Cata-Lagoon.com

Sumber : http://www.forumbebas.com/thread-105155.html